Apa itu Koro-koro ?

Serverpokeronline – Koro-koro istilah keren dari karaokean sedang naik daun saat ini, hampir di setiap pusat kota terdapat rumah bernyanyi untuk karaokean. Kawula muda memilih koro-koro sebagai alat penghilang penat, refreshing, menyalurkan hobi, dan ajang rame-ramean. Koro-koro sudah tidak asing lagi terdengar di telinga kawula muda, termasuk anak-anak sekolah. Biasanya mereka datang berkelompok-kelompok. Ada yang datang sesuai dengan jadwal tertentu, tapi banyak pula yang datang, sesuka hati. Yakni kapan mereka suntuk.

Awalnya koro-koro hanya sebagai hiburan semata, tapi saat ini kebanyakan kawula muda menjadikan koro-koro kebutuhan utama, jika dalam seminggu tidak koro-koro rasanya seperti ada yang kurang. Ya inilah risiko, jika kamu tidak bisa mengontrol keinginan diri kamu, sehingga jadinya kebablasan.

Ya! Seperti pemaparan David Pasaribu mahasiswa jurusan Bahasa Jerman di Universitas Negeri Medan yang merupakan salah seorang kawula muda berpendapat bahwa koro-koro ialah hal yang menyenangkan sebagai tempat menyalurkan hobi, refreshing juga..siapa tahu ya, ketika koro-koro ada pruduser musik nyasar ke room kita, terus menawarkan kontrak, kalou misalnya suara kita bagus. Lumayan bisa jadi penyanyi beneran.

Saat ditanyai apakah koro-koro di kalangan remaja itu masih normal atau berlebihan? Rizky berpendapat kalau koro-koro dijadikan sebuah kebutuhan primer itu yang berlebihan.

Kalau misalnya koro-koro hanya untuk menyalurkan hobi, atau ya bisa saja dengan koro-koro gitu semakin mempererat silaturahmi antar teman yang sama-sama ikut bareng saat koro-koro.
Tambahnya lagi, setiap hal ada positif dan negatifnya. Positifnya ya kalau tidak berlebihan menyukai koro-koro sedangkan negatifnya uang yang dikeluarkan per jam nyalah.

Apalagi kalau sudah kecanduan, uang saku bulanan akan habis sebelum waktunya. Pengaruh negatif lain, jika kamu tidak pintar-pintar memanejemen waktu, bisa-bisa, waktu kami tersita seharian. Pengeluaran pun semakin besar.

Jika ingin koro-koro haruslah menyiapkan uang sesuai paket yang diinginkan. Seperti di salah satu rumah bernyanyi yang ada di Medan ada beberapa paket koro-koro kalau untuk 2 orang bisa memilih small room Senin sampai Kamis, small room Rp 33.000 belum termasuk pajak. Pajaknya sekitar 5-6 ribuan, kalau hari Jumat, Sabtu, Minggu biasanya lebih mahal 6-8 ribu. Small room juga bisa diisi sampai 6 orang, agar lebih hemat biayanya.

Di lain tempat, lain pula paketnya pada hari Senin, Selasa, Rabu harga paket lebih murah per jamnya small Rp 25.000, standart Rp 35.000 dan premium Rp 48.000, premium ruangan lebih mewah dari pilihan lainnya paket itu sebelum pukul 18.00 jika lewat sore dan beranjak malam, maka harga paket pun naik dan terkesan lebih mahal. Small room biasanya untuk 3 orang, standar room biasanya 4-5 orang dan premium room sekitar 7-8 orang.

Dari segi ruangan, biasanya ruang koro-koro itu dilengkapi fasilitas AC, monitor untuk melihat lirik-lirik lagu pilihan, dan sebuah mesin canggi untuk memilah-milih judul lagu yang akan di nyanyikan.

Koro-koro Anti Galau
Ada pula pernyataan seperti itu terungkap dari kawula muda yang dilanda gelisah, galau karena masalah yang sedang dihadapi. Dengan bernyanyi-nyanyi melepas suara dalam ruang tertutup maka kegembiraan sesaat menghampirinya. Tak perduli, mesti kesenangan itu berbatas waktu yang relatif singkat dan memerlukan biaya. Tidak sekedar menyewa tempat, tetapi juga untuk membeli makanan dan minuman.

Kumpul bareng teman, nyanyi bersama, tertawa, melupakan masalah yang ada. Koro-koro obat ampuh untuk mengatasi kepenatan mendera. Yang jadi permasalahannya adalah ruang koro-koro tertutup dan tersembunyi, bisa saja terjadi hal yang tidak diharapkan di dalam ruang itu.
Koro-koro juga bisa membuat lupa waktu, lupa makan, lupa tugasnya sebagai remaja. Yang terpikir hanya lirik-lirik lagu yang sesuai perasaannya saat itu. Berekspresi layaknya musisi terkenal.

Sebagai remaja yang baik hendaknya koro-koro diseimbangi dengan berkarya! Sesekali bolehlah pergi koro-koro melampiaskan hobi, tapi jangan terlalu sering itu akan menyebabkan rusaknya mata. “mata pencaharian” alias uang jajan. Pemikiran orangtua juga menimbulkan pemikiran negatif, melihat anak remajanya sering pulang terlambat dengan alasan kerja kelompoklah, les bimbel ternyata asyik bernyanyi-berkoro-koro dengan teman-temannya.

Mintalah pada orangtua untuk menyediakan ruang kecil untuk berkaraokean bersama keluarga, keharmonisan dalam keluarga akan lebih sempurna bahagianya.

Koro-koro

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *